Walah, Sehari Terjadi Lima Kebakaran di Kabupaten Cirebon

Pemadaman api di kebun tebu dekat Perumahan Bale Agung Barnessa Desa Banjarwangunan Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. FOTO:DAMKAR FOR RADAR CIREBON
Pemadaman api di kebun tebu dekat Perumahan Bale Agung Barnessa Desa Banjarwangunan Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.FOTO:DAMKAR FOR RADAR CIREBON

CIREBON-Musim kemarau dengan panas matahari yang terik serta angin kencang membuat sibuk petugas Damkar. Dalam satu hari, Rabu (17/7), terjadi 5 kali peristiwa kebakaran. Petugas Damkar pun harus bolak balik melakukan pemadaman.

Keempat kejadian itu, semuanya kebakaran lahan di Desa Kedawung Kecamatan Kedawung, Desa Banjarwangun Kecamatan Mundu, Kelurahan Tukmudal Kecamatan Sumber, di lahan Desa Karangsuwung Kecamatan Lemahabang dan yang terakhir terjadi di Lobunta.

Kepala Seksi Tanggap Darurat Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon, Eno Sujana mengatakan, insiden pertama ini terjadi di lahan milik Asbari di Desa Kedawung. “Kita mendapatkan laporan pada pukul 09.40 WIB adanya kebakaran lahan dekat Apotek Aman Farma. Api diduga berasal dari bakaran sampah yang merembet ke alang kering di lahan milik Asbari. Pemadaman dilakukan oleh Regu I Pos Jaga Damkar Weru bersama Regu dari Dinas Pemadam Kota Cirebon,” papar Eno.

Hanya selang 2 jam, sekitar pukul 11.40 WIB kebakaran juga terjadi di kebun tebu dekat Perumahan Bale Agung Barnessa Desa Banjarwangunan Kecamatan Mundu.

“Kita menerima laporan dari Pos Jaga Lemahabang adanya kebakaran lahan yang merembet ke kebun tebu. Api diduga dari oknum warga yang membuang puntung rokok. Luas area yang terbakar kurang lebih 500 meter persegi. Kerugian diperkirakan Rp10 juta. Pemadaman dilakukan oleh Regu I Pos Jaga Lemahabang Regu dari Dinas Damkar Kota Cirebon dan didampingi anggota Polsek Mundu,” terangnya.

Di waktu yang sama sekitar pukul 11.42 WIB, dari Pos Jaga Sumber juga menerima panggilan adanya kebakaran lahan milik PT Tulus Asih yang berdekatan dengan Perumahan Taman Tukmudal Indah, Kecamatan Sumber. Petugas Damkar bergegas ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

“Api diduga dari oknum warga yang membuang puntung rokok. Pemadaman dilakukan oleh Regu I Pos Jaga Sumber dan Weru bersama BPBD dan warga serta didampingi oleh Serka Jajang Babinsa Kelurahan Tukmudal. Kami mengerahkan tiga unit armada. Luas area yang terbakar diperkirakan 2 hektare dengan menghabiskan 8 tangki air,” bebernya.

Menjelang sore hari, sekitar pukul 15.03 WIB, Pos Jaga Damkar Lemahabang kembali menerima panggilan darurat adanya kebakaran lahan didekat UPT Pabrik Gula dan Menara Telekomunikasi di Blok Gebah RT 03 RW 07 Desa Karangsuwung. Petugas Damkar langsung bergegas ke lokasi untuk  melakukan pemadaman.

“Sama seperti kejadian sebelumnya, api diduga berasal dari oknun pekerja yang membuang puntung rokok. Luas area yang terbakar kurang lebih 600 meter persegi. Pemadaman dilakukan oleh Regu I Pos Lemahabang dan Balakar dibantu warga sekitar,” jelasnya.

Setelah itu, tiga jam kemudian tepatnya pukul 18.30 kebakaran lahan merembet ke kebun tebu di belakang perumahan Lobunta. Tetapi, beberapa jam kemudian dapat dipadamkan. Eno mengaku, meskipun terjadi empat kali kebakaran, pihaknya masih bersyukur karena semua bisa teratasi dengan cepat. Dalam kejadian tersebut, Eno juga memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka. “Semua dapat dipadamkan dengan cepat. Korban jiwa maupun luka nihil,” pungkasnya. (cep)