Walah…Banyak Wardak di Lokasi Eks Prostitusi Kandanghaur

Kho-Wardak lokalisasi2
Sambut musim mudik, wardak mulai marak di lokasi eks prostitusi jalan raya pantura Kandanghaur. FOTO: KHOLIL IBRAHIM/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Pasca pembongkaran bangunan liar (bangli) di tepi jalan raya pantura Kandanghaur, genap setahun. Warga korban pembongkaran di kawasan eks prostitusi yang masuk wilayah Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, itu kembali unjuk gigi.

Memanfaatkan momen menyambut musim mudik Lebaran 2018, mereka membangun warung dadakan (wardak) sebagai tempat usaha baru. Lokasinya persis di atas reruntuhan sisa bangunan yang sebelumnya telah rata dengan tanah.

“Sekarang sudah mulai banyak wardak. Dulu juga sebenarnya sudah ada, tapi ramainya sekarang-sekarang ini pas mau musim arus mudik,” ungkap Yadi, salah seorang warga setempat.

Dia menduga, mereka sengaja membangun wardak untuk menyambut musim mudik Lebaran nanti. Fenomena ini sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Sepanjang melakoni usaha yang halal, Yadi mengaku tidak terlalu mempermasalahkan. “Berbeda apabila mereka dengan sengaja atau sembunyi-sembunyi ingin menghidupkan kembali kawasan pinggir pantura itu sebagai lokasi prostitusi baru pihak berwenang harus bertindak tegas,” pinta dia.

Permintaan serupa dilontarkan Wahyu, warga lainnya. Pihak berwenang dalam hal ini Satpol PP Indramayu disarankan untuk melakukan pengawasan jangan sampai lokasi itu kembali menjadi tempat mangkalnya kupu-kupu malam. “Dulu kan begitu, awalnya bangun wardak lalu jadi warung remang-remang. Jadi perlu pengawasan dan tindakan tegas kalau mereka melanggar lagi,” saran dia. (kho)