Walikota Wajibkan Instansi Kop Surat Pasang Logo Tagline, Tutup Perdebatan Soal Gerbang Rahasia

The Gate of Secret

CIREBONTagline dan logo Cirebon The Gate of Secret, dianggap final. Walikota Cirebon Drs H Nashrudin Azis SH, meminta polemik disudahi. Alasannya, tagline ini dibuat oleh pihak yang mengerti dan faham aspek Kota Cirebon.

Baik dari unsur pemerintah, keraton, budayawan dari berbagai disiplin ilmu, ahli bahasa, seni, tokoh masyarakat dan lainnya yang telah merumuskannya. “Tagline ini sudah selaras dengan visi misi kami, mewujudkan Kota Cirebon sebagai kota kreatif berbasis budaya dan sejarah,” ujar Azis, kepada Radar Cirebon.

Dengan keputusan itu, ia meminta tagline segera dipakai untuk mempromosikan wisata di Kota Cirebon. Bukan hanya instansi terkait saja, tapi semua instansi yang ada di lingkungan Pemkot Cirebon, kemudian swasta juga diharapkan turut memasnag branding ini dalam kegiatannya.

Di tempat terpisah, Sekretaris Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (DKOKP) Edi Bagja Rohaedi mengaku terus mensosialisasikan city branding. Implementasinya, DKOKP sudah meminta semua dinas di lingkungan Pemkot Cirebon untuk memperbaharui kop surat kedinasannya. “Kami berharap, surat yang menyebar bisa turut mempromosikan wisata Kota Cirebon secara langsung maupun tidak langsung,” tandasnya.

Tata letak kop surat, lanjut Edi, diatasnya nama alamat dan logo pemkot di dinas yang bersangkutan. Pada bagian bawahnya baru tulisan dan logo The Gate of Secret. Ini berlaku untuk amplop dan kertas surat menyurat. Surat elektronik berupa email dan lainnya bisa menyesuaikannya juga.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (DKIS) Iing Daiman menganggap wajar bila ada yang memperdebatkan penetapan tagline. Hanya saja dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengakhiri polemik.

Kalaupun tagline ini dianggap ada kelemahan, bisa saja ke depan ada perubahan. Tetapi tidak bisa secepat ini. Mengingat daerah lain yang melakukan perubahan, perlu waktu tertentu. “Marilah kita jadikan sebuah peluang. Memang perbedaan sudut pandang itu sesuatu yang wajar. Tapi diharapkan jangan terlalu berlarut larut,” pintanya.

Seperti diketahui, Tagline The Gate of Secret, sejak launching langsung memantik kritik. Kebanyakan berasal dari mereka yang bergelut di bidang branding dan desain grafis dan komunikasi visual. Namun, pemkot memilih menutup perdebatan ini. (gus)