Wilayah Operasi Bus Trans Cirebon Mencakup Kota dan Kabupaten

Lima unit Bus Rapid Transit (BRT) atau Bus Trans Cirebon tambahan tiba di halaman parkir kantor dishub, Kamis malam (22/8). FOTO: YUDA SANJAYA/RADAR CIREBON
Lima unit Bus Rapid Transit (BRT) atau Bus Trans Cirebon tambahan tiba di halaman parkir kantor dishub, Kamis malam (22/8).FOTO: YUDA SANJAYA/RADAR CIREBON

CIREBON-Kota Cirebon sudah lengkap memiliki 10 unit bus rapid transit (BRT) / bus Trans Cirebon hibah dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Lalu rute mana yang akan dilalui cikal bakal transportasi masal di wilayah Cirebon tersebut?

Walikota Cirebon Drs H Nashrudin Azis SH membuka sedikit gambaran. Pertama, keberadaan BRT dioptimalkan mengggunalan jalur yang tidak dilalui oleh angkot. Dengan begitu, tidak sampai terjadi tumpang tindih trayek.

Salah satu rute yang dilalui adalah Kelurahan Argasunya. Wilayah tersebut jarang dilalui angkot. Untuk itu, Dishub nantinya bisa membuat rute keliling Argasunya seperti Kopi Luhur hinga Cibogo. “Kita ingin BRT jadi solusi transportasi di wilayah selatan,” ujarnya kepada Radar Cirebon.

Yang kedua, kata dia, yang tidak kalah penting ialah rute destinasi wisata. BRT diharapkan bisa terintegrasi dari destinasi wisata satu ke destinasi wisata yang lain. Rencananya BRT dioperasikan hingga ke Gunung Jati dan kawasan Batik Trusmi. “Jadi wisatawan yang menginap di Cirebon kalau ingin berwisata ke Gunung Jati bisa pakai BRT. Mau wisata ke Trusmi, ya bisa naik BRT juga,” ucapnya. (abd)

Berita Terkait